Kamis, 18 Oktober 2012

Mengapa SMAN 1 Jember memakai Linux ?


Menggunakan Linux atau Windows atau Mac OS atau yang lain adalah sebuah pilihan. Mungkin sebagai sistem operasi yang sangat populer di komputer personal, Windows menjadi banyak pilihan bagi sebagian besar lembaga sekolah untuk pembelajaran terutama pembelajaran TIKnya. Dan dari berbagai pilihan itu SMAN 1 Jember mulai tahun ajaran 2011/2012 mencoba memilih yang "kurang populer" yaitu Linux untuk pembelajaran di Sekolah.


Ada beberapa alasan yang mendasari SMAN 1 Jember memilih Linux sebagai sistem yang digunakan pada pembelajaran di Sekolah, antara lain :

  1. Gratis/ Murah, :-)
    Linux dapat memenuhi semua kebutuhan untuk pembelajaran siswa dengan biaya yang sangat murah, coba bandingkan dengan Windows atau MacOS. Nah berikut adalah perbandingan estimasi biaya yang dikeluarkan untuk satu PC antara menggunakan sistem proprietary seperti Windows dengan sistem operasi Open Source berbasis Linux
    tabel perbandingan kebutuhan PC, proprietary vs GNU Linux
    (klik pada gambar untuk memperbesar)
  2. Menghargai Haki
    Pada pembelajaran TIK semester 1 ada materi mengenai pentingnya menghargi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI), dimana HaKI ini dilindungi oleh Undang-undang. Jadi malu rasanya jika menjelaskan tentang HaKI tapi di sisi lain masih menggunakan program yang tidak original, misalnya saja memakai aplikasi proprietary bajakan. 
  3. Bebas Virus
    Berdasarkan pengalaman saat menggunakan sistem operasi Windows, siswa dan pengajar sering dipusingkan dengan masalah virus ketimbang masalah materi pembelajaran. So dengan menggunakan Linux, masalah virus bisa terselesaikan, meskipun tidak update Anti Virus. Karena virus Windows yang sering ditemukan tidak doyan dengan sistem operasi berbasis Linux.
  4. Maintenance mudah
    paket Linux yang umumnya sudah memiliki aplikasi-aplikasi yang sangat lengkap membuat tenaga dan waktu untuk maintenance menjadi lebih berkurang sehingga menjadi lebih mudah bagi teknisi.
  5. Mendukung gerakan Indonesia Go Open Source (IGOS)
    dengan memakai Linux, SMAN 1 Jember berharap dapat ikut andil dalam gerakan IGOS yang telah dicanangkan pemerintah mulai tahun 2004
  6. Murid jadi lebih pintar
    Windows sudah menjadi menu keseharian saat sekolah baik di TK, SD, maupun SMP begitu juga saat di rumah, ngegame, ataupun di warnet. Jadi untuk masalah Windows, Insya Allah siswa sudah tidak kesulitan lagi. So.. kalau di Sekolah masih menggunakan Windows juga walhasil tidak ada ilmu tambahan bagi siswa. Bisanya cuma Windows saja deh. Dengan menggunakan Linux siswa menguasai dua OS yaitu Windows yang digunakan keseharian dan Linux yang digunakan di Sekolah. Wawasan siswa mengenai program komputer pun menjadi bertambah
Apakah di sekolah anda sudah menggunakan Linux untuk pembelajaran ? Atau masih menggunakan program proprietary? Apapun pilihan anda .. It's Your Own Risk.., anda yang menggunakan anda pula yang merasakan manfaat maupun resikonya. Jangan takut mencoba dan menerapkan Linux di sekolah anda :-)

Program Proprietary : program komputer berpemilik atau berlisensi. Program ini dibuat oleh perusahan software dan terdaftar. Umumnya program jenis ini dibuat untuk tujuan komersial. misal : Windows, Adobe Photoshop, Microsoft Office, dll

4 komentar:

  1. aku pernah denger, kata temenku, kalo misal di double, itu nyebabin apa.. gitu, intinya takutnya ntar si laptop/PC/etc itu bingung mau ngejalanin yg mana
    emang itu bener min?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Crash ya?? Ndak juga sih coz kalo di buat dual boot (misal Windows dan Linux), salah satu sistem operasi tidak menindih sistem operasi yang lain, karena beda partisi.

      Hapus
  2. Wah, bagus sekali nih....
    Semoga bisa dijadikan contoh untuk sekolah sekolah lain...

    BalasHapus
  3. Sekolah tempat aku sekolah dulu juga sudah pakai Linux dan mudah kok
    Jadi jangan takut pakai

    BalasHapus